Selain dikenal dengan efek halusinasi, ganja atau marijuana juga mempunyai efek sedasi atau menenangkan. Tertidur setelah mengonsumsi ganja, baik dengan diisap maupun dimakan sebagai brownies, sangat mungkin terjadi karena adanya efek tersebut.
"Bisa saja efeknya demikian, karena ganja punya efek sedasi atau menenangkan," kata dr Andri, SpKJ, psikiater dari RS Omni Alam Sutra saat dihubungi detikHealth, Selasa (15/4/2015).
Namun begitu, seorang pakar kesehatan tidur meragukan jika efeknya bisa menyebabkan tidur sampai 2 hari. Menurutnya, tidur selama itu lebih mungkin disebabkan oleh kelelahan atau konsumsi obat terlarang jenis yang lain.
"Nggak ada yang tertidur dua hari hanya karena konsumsi ganja," kata dr Andreas Prasadja, pakar kesehatan tidur dari RS Mitra Kemayoran.
Dokter yang akrab disapa dr Ade ini juga membantah anggapan bahwa ganja bisa dipakai juga untuk terapi insomnia. Menurutnya, terapi yang lebih tepat digunakan untuk mengatasi susah tidur adalah Cognitive Behavioral Therapy.
